TITLE : MY LOVE, MY HEART // PART 4
AUTHOR : EVERG
GENRE : Romance, sad dll
LENGTH : COMMENT COLFDIAN MENENTUKAN
MAIN CAST :
·
Eunhyuk
a.k.a Myeol Chi
·
Choi
Min Young
·
Choi
Siwon
Support Cast :
·
Leeteuk
·
Gyumi
·
Kim
Taesun
WARNING :
Karakter
tokoh di sini berbeda jauh dari aslinya, Abal-abal, , DON’T LIKE DON’T READ, NO
COPAS, banyak miss typo
READ
my FF and give me your FEEDBACK about this FF
DISCLAIMER :
Karakter tokoh tidak sesuai aslinya.
Hanya berupa hasil imajinasi author. Seluruh hak cipta penulisan karakter, alur
dalam cerita yang tertulis asli milik author.
NOTE !!!
Cerita ini
hanya fiktif belaka. Bila ada karakter
idol kalian yang tidak biasa itu karena tunturan peran :p. Jangan marah ke
author.. marah saja ke orang lain di samping anda Hehehe
EPISODE SEBELUMNYA :
RCL Please
-HAPPY READING-
^^^
Debaran
jantung ini selalu berdetak tak terkendali saat disampingmu. Nafas ini tercekat
saat bisikan aku rindu terdengar di telingaku. Senyum ini sellau tergambar saat
kau menatapku. Dan bibir ini berkata ‘saranghae’ setiap wajahmu melintas dan
tak bisa aku lupakan. _Siwon_
PART 4
Min
Young terdiam memandang bintangnya di
atas panggung. Menari dengan begitu semangat. Min Young memegang dadanya, di
sana ada sesuatu yang tak terlihat yang
berdetak begitu kencang. Entahlah, ini begitu sesak sekaligus menyenangkan.
Aku
menyukai apapun yang ada di dirimu, apapun.
Teringat
kembali saat Eunhyuk bertanya padanya alasan Min Young menerima cintanya.
Awalnya Min Young tak tau, dia hanya berfikir bahwa dia mencintainya. Dan
semakin difikirkan semakin dia tak mengerti.
Yang dia tau, dia menganggukkan kepalanya dengan segera saat Eunhyuk
menyatakan perasaannya.
“Min
Young, tak usah begitu terpesona.” Min Young tetap menatap Eunhyuk yang menari
di atas panggung. Mengabaikan Siwon yang berbicara di sampingnya. Siwon yang
kesal diabaikan, menarik kedua bahu Min Young hingga mereka saling berhadapan.
DEG!
Wajah mereka berdekatan. “Aku sangat
tidak suka kau abaikan. Kenapa sifat burukmu itu tak juga berubah?”
Min
young segera berbalik dan kembali menatap ke arah panggung. “Tenanglah, aku
juga mendengar setiap perkataanmu.”
“Lalu menurutmu?”
“Kalau
menurutmu Myeol Chi biasa saja kenapa kau mau menjadi manajernya? Bukankah itu
berarti kau mengakui kelebihannya?”
“Berhenti
memanggilnya Myeol Chi! Telingaku sakit mendengarnya!”
“Myeol
Chi, Myeol Chi, Myeol Chi! Aku akan memanggil seperti itu walaupun kau tak
suka! Aku berhak melakukan apapun yang aku suka!” Min Young berlari menuju
Eunhyuk yang turun dari panggung. Memberikan handuk dan air mineral pada
Eunhyuk.
“Aku
juga bisa melakukan hal yang lebih dari Myeol Chimu ITU!” Siwon menekan kata
Myol Chi dengan kesal.
^^^
“Apa
tidak apa-apa kau ikut kami hari ini?”
“Tidak
apa-apa, Myeol Chi. Hari ini aku akan
menemani Myeol Chi sampai puass!” Min Young tersenyum sambil mengeratkan
genggaman tangannya pada lengan Eunhyuk. Setelah ini mereka akan merayakan
kesuksesan Eunhyuk sebentar.
Eunhyuk
terus tersenyum, sesekali dia menatap Min Young lekat. Eunhyuk memasukkan
jemari Min Young ke dalam saku hoodienya. Hoodie yang dibelikan Min Young
sebagai hadiah ulang tahun untuknya. Betapa Eunhyuk sangat bahagia akan
hidupnya saat ini, sungguh bahagia.
Sedangkan
Min Young sendiri juga tak berhenti tersenyum, hati dan tangannya terasa begitu
hangat. Dia bersyukur akhirnya dapat memberikan kebahagiaan untuk Eunhyuknya.
Berharap Tuhan tak menghentikan kebahagiaan yang dirasakannya saat ini.
“Apa
Taesun tak akan marah kau pergi meninggalkannya seharian ini?”
“Aniyo,
dia malah menitipkan hadiah juga untuk Myeol Chi. Sebagai tanda terima kasih
sudah mengajarinya bermain piano waktu itu. Ada di dalam tasku.”
“Jinjja?
Dia memberiku hadiah? Wah, apa itu? Aku penasaran!” Eunhyuk menarik-narik tas
Min Young.
Min
Young menjauhkan tasnya, “Kalau kita sudah sampai baru aku akan memberikannya.”
“Anak
itu membuatku sangat gemas!” Eunhyuk malah mencubit pipi Min Young.
“Hentikan,
hentikan!” Leeteuk menarik telinga Eunhyuk. “Kalian membuatku cemburu saja.
Padahal tadi aku mengajak Gyumi saja. Jadi tak usah iri menonton kemesraan
kalian seperti ini.”
“Bermesraan
saja sana dengan Siwon. Siwon juga tak memiliki pasanga.” Canda Eunhyuk
“Aishhh,
kau ini!” Leeteuk menjitak kepala Eunhyuk. Lalu dia beralih pada Siwon, “Siwon,
sepertinya boleh juga.” Mereka tertawa, kecuali Siwon yang memandang Eunhyuk
dan Min Young dengan sinis. Min Young berhenti tertawa saat pandangan mata
Siwon menatap tajam ke arahnya.
^^^
Mereka
sibuk menikmati makanan mereka. Terkadang Eunhyuk menyuapi potongan daging bakar ke mulut Min Young. Membuat dua orang
di hadapannya memilih melihat ke arah lain atau menyibukkan diri dengan hal
lainnya.
“Kalau
kalian mau pesan lagi silahkan, biar aku yang bayar.” Ucap Eunhyuk dengan mulut
penuh makanan.
“Myeol
Chi, kunyah dulu sampai habis baru berbicara. Nappeun namja.”
“Biarkan
saja dia tersedak! Tak usah kau pedulikan namja bodohmu itu! Baiklah, kalau kau
minta aku memesan lagi aku akan memesan makan lagi. Kau yang bayar, kan? Akan
ku buat kau bangkrut.” Leeteuk langsung saja memanggil pelayan.
“Myeol
Chi kenapa boros sekali? Harusnya, kan...”
“Sudah,
sekali-sekali. Jarang-jarang aku punya uang banyak. Aku ingin membahagiakan
orang-orang yang aku sayang. Ayo, makan
lagi.”
“Myeol
Chiiii,” Eunhyuk langsung menyuapkan nasi ke mulut Min Young agar berhenti
mengoceh.
“Siwon,
kau tak mau memesan lagi?” tanya Eunhyuk pada Siwon yang sejak tadi diam saja.
“Sudah
cukup!” Tiba-tiba saja nada suara Siwon meninggi. “Maksudku, aku ingin memesan
minuman saja. Udara malam ini sungguh dingin.” Siwon mencoba tersenyum.
“Oh,
baiklah.”
“Pesan
apa, ya?”
“Expresso?”
Bisik Min Young pada dirinya sendiri.
“Expresso?”
Siwon dan Min Young saling menatap. Apa terdengar? Pikir Min Young. “Bagaimana
kau tau aku sangat
suka expresso? Apa ada kenangan dibalik expresso?”
“Ti-tidak
ada! Hanya, hanya saja aku teringat persediaan expresso di rumah Taesun habis.
Sepertinya aku harus membelinya sepulang dari sini.” Min Young memandang Siwon tapi di bawah meja tangannya meremas
bajunya. Kenapa bisa dia menyinggung soal expresso? Minuman kesukaan Siwon!
Bodoh!
“Benarkah?
Aku kira karena Eunhyuk Hyung suka expresso.”
“Tidak,
Myeol Chi sangat suka strawberry. Jus strawberry.”
“Bagaimana
dengan waffle?”
“Aku
tidak begitu suka.” Kali ini Eunhyuk yang menjawab. “Waeyo?”
“Tidak,
aku hanya bertanya. Soalnya aku sangat suka waffle dan expresso. Dan
yeojachinguku suka membuatkannya untukku.” Siwon terus memandang Min Young
sedangkan Min Young hanya menunduk.
“Kenapa
tak kau kenalkan aku dengan yeojachingumu? Kita bisa melakukan triple date.”
Jawab Eunhyuk semangat.
“Sayangnya,
aku sudah putus dengannya.”
“Oh,
mianhae.”
“Tapi
aku yakin, aku bisa membuatnya kembali padaku.”
“Semangat
Siwon! Tunjukkan kalau kau masih mencintainya. Buat dia kembali padamu.”
Eunhyuk menepuk bahu Siwon.
“Tentu
saja! Aku tak akan menyerah sedikitpun! Siapa pun namja yang ada di sampingnya
saat ini, aku akan merebutnya.”
Eunhyuk
hanya tersenyum memandang mata Siwon yang
melihat ke arahnya dengan pandangan berbeda. Pandangan Eunhyuk beralih
pada Leeteuk, “Hyung, aku dengar kau dan Gyumi segera bertunangan? Cepat
sekali.”
“Ya,
maka itu aku sudah menyicil rumah masa depan kami. Aku sudah ingin cepat
menikah. Dan aku pikir Gyumi calon istri yang tepat. Kau sendiri?”
“Aku
dan Min Young masih ingin menjalani hubungan seperti ini dulu. Kami masih muda
Hyung, tak seperti kau. Kau sudah Ahjussi
jadi pantas saja kau harus cepat-cepat menikah.” Min Young hanya
tersenyum tipis saat Eunhyuk tertawa sambil melihat ke arahnya.
“Kurang
ajar kau! Aku jadi ingin tau tipe istri idamanmu. Apa Min Young orangnya?”
“Tipe
istri idamanku?” Eunhyuk menatap lurus ke depan. “Aku ingin memiliki istri
yang pandai memasak, sabar dan setia
menungguku. Dan Min Young sudah memiliki kriteria semua itu. Dia pintar
memasak, sabar, dan setia. Walaupun aku namja yang tak punya apa-apa.” Eunhyuk
kembali memegang jemari Min Young. Walaupun Eunhyuk mengatakannya sambil
bercanda tapi tetap terdengar keseriusan dalam kata-katanya. Myeol Chi, terima
kasih.
“Lalu
bagaimana dengan manajer muda ini?” Leeteuk menyenggol bahu Siwon.
“Aku
ingin memiliki istri seperti Min Young.” Tanpa sadar Eunhyuk melepaskan
tangannya dari tangan Min Young. Menatap Siwon dengan serius. Min Young
semakin gelisah, apa maksudmu Siwon? Apa
kau benar-benar ingin membuktikan kata-katamu itu?
“Saat
menatap Min Young aku jadi teringat mantanku. Rambutnya yang berombak, matanya
yang bersinar begitu mirip. Aku sangat mencintai yeojachinguku itu. Dan aku tak
akan pernah rela melihatnya bersama namja lain. Mianhae Hyung, aku harus
berkata seperti ini.”
“Aku
jadi penasaran dengan mantan yeojachingumu itu. Bisa ceritakan bagaimana kau
dan dia?”
“Kami
bertemu saat kami masih kuliah. Dia yeoja yang biasa saja bukan tipe yeoja kaya
nan centil yang sering dijodohkan Umma atau yeoja-yeoja yang mendekatiku. Dia
berbeda dan itu membuatku jatuh cinta padanya. Sangat sulit merebut hatinya
saat itu namun akhirnya dia menerimaku juga sebagai namjachingunya.”
“Apa
dia begitu mirip dengan Min Youngku?”
“Sedikit
berbeda. Dia tak semanis Min Youngmu, Hyung. Dia sangat cuek padaku, sedangkan
Min Youngmu sangat perhatian dan memanggilmu
dengan mesra.”
“Hahahaha,
kau lucu sekali. Syukurlah, tapi kau
jangan sampai benar-benar menyukai Min Youngku ya. Dia milikku selamanya!”
“Lalu
Min Young, bagaimana dengan kriteria suami idamanmu?” Siwon balik bertanya pada
Min Young.
“Aku...aku...”
“Sudah
katakan saja yang sebenarnya, kalau kriteriamu sangat jauh dari Eunhyukmu itu
tak apa-apa. Biar dia sadar.” Leeteuk menjulurkan lidahnya ke Eunhyuk. Eunhyuk
cemberut.
“Aku
menyukai namja yang pintar, apa adanya, baik, setia, mengerti diriku, bisa
melindungiku, dan mencintaiku seumur hidupnya.”
“Apa
Eunhyuk Hyung sudah masuk dalam kriteriamu?”
“Sudah.
Bagiku Myeol Chi namja yang baik, dia mempunyai banyak pesona. Walaupun dia
sedikit jorok, bodoh, cengeng, tapi
itulah yang membuatku
jatuh cinta padanya. Aku sangat bahagia bersamamu Myeol Chi.”
“Apa
dulu ada namja yang kau cintai sebelum Eunhyuk Hyung?”
“Tentu
saja ada, tapi sudah menjadi masa lalu untukku.”
“Lalu
mana yang lebih kau cintai.” Tanya Siwon.
“Kenapa
kau, begitu ingin tau? Kau bukan siapa-siapa.” Jawab Min Young kesal.
“Aku...!
maaf..” ucap Siwon saat mata semua orang tertuju padanya.
“Kenapa
kalian malah berdebat seperti ini? Siwon, sudahlah. Min Youngku sangat
mencintaiku. Jadi kau tak perlu khawatir.”
“Myeol
Chi, aku ingin pulang. Antar aku pulang.”
“Min
Young, aku senang kita bertemu lagi.” Ucap Siwon saat Min Young beranjak dari
kursinya. Mendengar itu Min Young
benar-benar terdiam.
^^^
“Apa
kau masih memikirkan perkataan Siwon tadi?” Tanya Eunhyuk. Mereka berbaring
sejenak di rerumputan di depan apartemen Min Young.
“Myeol
Chi, aku....”
“Sudahlah,
Siwon hanya khawatir padaku. Dia sudah menganggap aku Hyungnya jadi dia takut kau akan menyakitiku.”
Bukan
begitu Myeol Chi. “Sejak kapan Myeol Chi mengenalnya? Tak pernah aku dikenalkan
dengan manajermu sebelumnya.”
“Sebenarnya
sudah lama, tapi kami baru dekat baru-baru ini. Saat dia memintaku menjadi
salah satu anggota di manajemennya. Dia namja dari keluarga kaya tapi mau
merekrut dancer jalanan seperti diriku.”
“Bakat
Myeol Chi sangat besar jadi tak boleh
berkata seperti itu. Aku sangat suka saat Myeol Chi menari terlihat sangat
keren.”
“Benarkah?”
Min Young mengangguk. “Kau yang membuatku semangat untuk menari. Menciptakan
gerakan-gerakan baru, aku mendapatkannya saat memikirkanmu. Terima kasih untuk
hari ini. Aku sangat bahagia.”
“Aku
juga.”
“Soal
mantanmu itu, boleh aku mengetahuinya sedikit? Hanya sedikit saja.”
“Myeol
Chi menjadi menyebalkan seperti Siwon.”
“Aishhh,
bukan seperti itu. Aku hanya ingin tau, kalau kau tak mau menceritakannya juga
tak apa.”
“Aku
akan menceritakannya tapi bisakah tak usah menyebut namanya?”
“Ok,
aku akan mendengarkannya dengan baik.”
Min
Young menarik nafasnya dalam, “Dia namja yang sempurna, baik, tampan, cerdas
juga pintar bela diri. Wajahnya yang rupawan itu membuatnya selalu dikejar banyak yeoja.
Awalnya aku tak terlalu peduli dengan namja seperti itu. Bukankah namja seperti
itu sangat suka mempermainkan orang.”
“Sampai
suatu hari dia menyatakan cintanya padaku. Aneh, bisa-bisanya dia menyatakan
hal seperti itu pada yeoja sepertiku. Dia sepertinya hanya ingin mempermainkan
aku saja. Aku terus menolaknya tapi dia tak menyerah. Sampai akhirnya aku
melihatnya tersenyum, aku suka lesung pipinya. Saat itu hatiku berdebar dan tak
bisa melupakan wajahnya. Dan akhirnya kami
berpacaran.” Min young memegang dadanya, jantungnya berdetak kencang
saat senyum Siwon melintas di kepalanya. Selalu seperti ini. Tuhan, mengapa?
“Lalu
apa yang membuat kalian berpisah?”
“Entahlah,
aku merasa terlalu jauh dengannya. Dia terlalu sempurna untuk yeoja sepertiku.
Di hadapannya aku selalu merasa menjadi orang lain. Dan kami memutuskan untuk
berpisah saja.”
“Apa
kau masih menyukai namja itu?”
“Kalau
aku masih menyukainya lalu untuk apa aku bersama Myeol Chi? Apa aku terlihat
tak mencintaimu?”
“Aku
hanya takut kau akan meninggalkanku jika namja itu kembali.”
“Apa
Myeol Chi tak percaya padaku? Aku sangat bahagia bersama Myeol Chi.” “Apa aku
terlihat berbohong.”
“Saranghae,
Min Young ah.”
“Nado
saranghae, Myeol Chi.”
.
.
.
TBC




Tidak ada komentar:
Posting Komentar