.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Flash Labels by Way2Blogging

Kamis, 17 April 2014

MY LOVE, MY HEART [PART 4]






TITLE            :  MY LOVE, MY HEART // PART 4

AUTHOR      : EVERG

GENRE         : Romance, sad dll

LENGTH       : COMMENT COLFDIAN MENENTUKAN

MAIN CAST             :

·         Eunhyuk a.k.a Myeol Chi

·         Choi Min Young


·         Choi Siwon

Support Cast :

·         Leeteuk

·         Gyumi


·         Kim Taesun

WARNING   :
Karakter tokoh di sini berbeda jauh dari aslinya, Abal-abal, , DON’T LIKE DON’T READ, NO COPAS, banyak miss typo

READ my FF and give me your FEEDBACK  about this FF

DISCLAIMER                  :
Karakter tokoh tidak sesuai aslinya. Hanya berupa hasil imajinasi author. Seluruh hak cipta penulisan karakter, alur dalam cerita yang tertulis asli milik author.

NOTE !!!
Cerita ini hanya fiktif  belaka. Bila ada karakter idol kalian yang tidak biasa itu karena tunturan peran :p. Jangan marah ke author.. marah saja ke orang lain di samping anda Hehehe

EPISODE SEBELUMNYA :

RCL Please

-HAPPY READING-
^^^
Debaran jantung ini selalu berdetak tak terkendali saat disampingmu. Nafas ini tercekat saat bisikan aku rindu terdengar di telingaku. Senyum ini sellau tergambar saat kau menatapku. Dan bibir ini berkata ‘saranghae’ setiap wajahmu melintas dan tak bisa aku lupakan. _Siwon_
MY LOVE, MY HEART

PART 4

Min Young terdiam memandang  bintangnya di atas panggung. Menari dengan begitu semangat. Min Young memegang dadanya, di sana  ada sesuatu yang tak terlihat yang berdetak begitu kencang. Entahlah, ini begitu sesak sekaligus  menyenangkan.

Aku menyukai apapun yang ada di dirimu, apapun.

Teringat kembali saat Eunhyuk bertanya padanya alasan Min Young menerima cintanya. Awalnya Min Young tak tau, dia hanya berfikir bahwa dia mencintainya. Dan semakin difikirkan semakin dia tak mengerti.  Yang dia tau, dia menganggukkan kepalanya dengan segera saat Eunhyuk menyatakan perasaannya.

“Min Young, tak usah begitu terpesona.” Min Young tetap menatap Eunhyuk yang menari di atas panggung. Mengabaikan Siwon yang berbicara di sampingnya. Siwon yang kesal diabaikan, menarik kedua bahu Min Young hingga mereka saling berhadapan.

DEG! Wajah mereka berdekatan.  “Aku sangat tidak suka kau abaikan. Kenapa sifat burukmu itu tak juga berubah?”

Min young segera berbalik dan kembali menatap ke arah panggung. “Tenanglah, aku juga mendengar setiap perkataanmu.”

“Lalu  menurutmu?”

“Kalau menurutmu Myeol Chi biasa saja kenapa kau mau menjadi manajernya? Bukankah itu berarti kau mengakui kelebihannya?”

“Berhenti memanggilnya Myeol Chi! Telingaku sakit mendengarnya!”

“Myeol Chi, Myeol Chi, Myeol Chi! Aku akan memanggil seperti itu walaupun kau tak suka! Aku berhak melakukan apapun yang aku suka!” Min Young berlari menuju Eunhyuk yang turun dari panggung. Memberikan handuk dan air mineral pada Eunhyuk.

“Aku juga bisa melakukan hal yang lebih dari Myeol Chimu ITU!” Siwon menekan kata Myol Chi dengan kesal.
^^^

“Apa tidak apa-apa kau ikut kami hari ini?”

“Tidak apa-apa,  Myeol Chi. Hari ini aku akan menemani Myeol Chi sampai puass!” Min Young tersenyum sambil mengeratkan genggaman tangannya pada lengan Eunhyuk. Setelah ini mereka akan merayakan kesuksesan Eunhyuk sebentar.

Eunhyuk terus tersenyum, sesekali dia menatap Min Young lekat. Eunhyuk memasukkan jemari Min Young ke dalam saku hoodienya. Hoodie yang dibelikan Min Young sebagai hadiah ulang tahun untuknya. Betapa Eunhyuk sangat bahagia akan hidupnya saat ini, sungguh bahagia.

Sedangkan Min Young sendiri juga tak berhenti tersenyum, hati dan tangannya terasa begitu hangat. Dia bersyukur akhirnya dapat memberikan kebahagiaan untuk Eunhyuknya. Berharap Tuhan tak menghentikan kebahagiaan yang dirasakannya saat ini.

“Apa Taesun tak akan marah kau pergi meninggalkannya seharian ini?”

“Aniyo, dia malah menitipkan hadiah juga untuk Myeol Chi. Sebagai tanda terima kasih sudah mengajarinya bermain piano waktu itu. Ada di dalam tasku.”

“Jinjja? Dia memberiku hadiah? Wah, apa itu? Aku penasaran!” Eunhyuk menarik-narik tas Min Young.

Min Young menjauhkan tasnya, “Kalau kita sudah sampai baru aku akan memberikannya.”

“Anak itu membuatku sangat gemas!” Eunhyuk malah mencubit pipi Min Young.

“Hentikan, hentikan!” Leeteuk menarik telinga Eunhyuk. “Kalian membuatku cemburu saja. Padahal tadi aku mengajak Gyumi saja. Jadi tak usah iri menonton kemesraan kalian seperti ini.”

“Bermesraan saja sana dengan Siwon. Siwon juga tak memiliki pasanga.” Canda Eunhyuk

“Aishhh, kau ini!” Leeteuk menjitak kepala Eunhyuk. Lalu dia beralih pada Siwon, “Siwon, sepertinya boleh juga.” Mereka tertawa, kecuali Siwon yang memandang Eunhyuk dan Min Young dengan sinis. Min Young berhenti tertawa saat pandangan mata Siwon menatap tajam ke arahnya.
^^^
Mereka sibuk menikmati makanan mereka. Terkadang Eunhyuk menyuapi potongan daging  bakar ke mulut Min Young. Membuat dua orang di hadapannya memilih melihat ke arah lain atau menyibukkan diri dengan hal lainnya.

“Kalau kalian mau pesan lagi silahkan, biar aku yang bayar.” Ucap Eunhyuk dengan mulut penuh makanan.

“Myeol Chi, kunyah dulu sampai habis baru berbicara. Nappeun namja.”

“Biarkan saja dia tersedak! Tak usah kau pedulikan namja bodohmu itu! Baiklah, kalau kau minta aku memesan lagi aku akan memesan makan lagi. Kau yang bayar, kan? Akan ku buat kau bangkrut.” Leeteuk langsung saja memanggil pelayan.

“Myeol Chi kenapa boros sekali? Harusnya, kan...”

“Sudah, sekali-sekali. Jarang-jarang aku punya uang banyak. Aku ingin membahagiakan orang-orang  yang aku sayang. Ayo, makan lagi.”

“Myeol Chiiii,” Eunhyuk langsung menyuapkan nasi ke mulut Min Young agar berhenti mengoceh.

“Siwon, kau tak mau memesan lagi?” tanya Eunhyuk pada Siwon yang sejak tadi diam saja.

“Sudah cukup!” Tiba-tiba saja nada suara Siwon meninggi. “Maksudku, aku ingin memesan minuman saja. Udara malam ini sungguh dingin.” Siwon mencoba tersenyum.

“Oh, baiklah.”

“Pesan apa, ya?”

“Expresso?” Bisik Min Young pada dirinya sendiri.

“Expresso?” Siwon dan Min Young saling menatap. Apa terdengar? Pikir Min Young. “Bagaimana kau  tau aku  sangat  suka expresso? Apa ada kenangan dibalik expresso?”

“Ti-tidak ada! Hanya, hanya saja aku teringat persediaan expresso di rumah Taesun habis. Sepertinya aku harus membelinya sepulang dari sini.” Min Young memandang  Siwon tapi di bawah meja tangannya meremas bajunya. Kenapa bisa dia menyinggung soal expresso? Minuman kesukaan Siwon! Bodoh!

“Benarkah? Aku kira karena Eunhyuk Hyung suka expresso.”

“Tidak, Myeol Chi sangat suka strawberry. Jus strawberry.”

“Bagaimana dengan waffle?”

“Aku tidak begitu suka.” Kali ini Eunhyuk yang menjawab. “Waeyo?”

“Tidak, aku hanya bertanya. Soalnya aku sangat suka waffle dan expresso. Dan yeojachinguku suka membuatkannya untukku.” Siwon terus memandang Min Young sedangkan Min Young hanya menunduk.

“Kenapa tak kau kenalkan aku dengan yeojachingumu? Kita bisa melakukan triple date.” Jawab Eunhyuk semangat.

“Sayangnya, aku sudah putus dengannya.”

“Oh, mianhae.”

“Tapi aku yakin, aku bisa membuatnya kembali padaku.”

“Semangat Siwon! Tunjukkan kalau kau masih mencintainya. Buat dia kembali padamu.” Eunhyuk menepuk bahu Siwon.

“Tentu saja! Aku tak akan menyerah sedikitpun! Siapa pun namja yang ada di sampingnya saat ini, aku akan merebutnya.”

Eunhyuk hanya tersenyum memandang mata Siwon yang  melihat ke arahnya dengan pandangan berbeda. Pandangan Eunhyuk beralih pada Leeteuk, “Hyung, aku dengar kau dan Gyumi segera bertunangan? Cepat sekali.”

“Ya, maka itu aku sudah menyicil rumah masa depan kami. Aku sudah ingin cepat menikah. Dan aku pikir Gyumi calon istri yang tepat. Kau sendiri?”

“Aku dan Min Young masih ingin menjalani hubungan seperti ini dulu. Kami masih muda Hyung, tak seperti kau. Kau sudah Ahjussi  jadi pantas saja kau harus cepat-cepat menikah.” Min Young hanya tersenyum tipis saat Eunhyuk tertawa sambil melihat ke arahnya.

“Kurang ajar kau! Aku jadi ingin tau tipe istri idamanmu. Apa Min Young orangnya?”

“Tipe istri idamanku?” Eunhyuk menatap lurus ke depan. “Aku ingin memiliki istri yang  pandai memasak, sabar dan setia menungguku. Dan Min Young sudah memiliki kriteria semua itu. Dia pintar memasak, sabar, dan setia. Walaupun aku namja yang tak punya apa-apa.” Eunhyuk kembali memegang jemari Min Young. Walaupun Eunhyuk mengatakannya sambil bercanda tapi tetap terdengar keseriusan dalam kata-katanya. Myeol Chi, terima kasih.

“Lalu bagaimana dengan manajer muda ini?” Leeteuk menyenggol bahu Siwon.

“Aku ingin memiliki istri seperti Min Young.” Tanpa sadar Eunhyuk melepaskan tangannya dari tangan Min Young. Menatap Siwon dengan serius. Min Young semakin  gelisah, apa maksudmu Siwon? Apa kau benar-benar ingin membuktikan kata-katamu itu?

“Saat menatap Min Young aku jadi teringat mantanku. Rambutnya yang berombak, matanya yang bersinar begitu mirip. Aku sangat mencintai yeojachinguku itu. Dan aku tak akan pernah rela melihatnya bersama namja lain. Mianhae Hyung, aku harus berkata seperti ini.”

“Aku jadi penasaran dengan mantan yeojachingumu itu. Bisa ceritakan bagaimana kau dan dia?”

“Kami bertemu saat kami masih kuliah. Dia yeoja yang biasa saja bukan tipe yeoja kaya nan centil yang sering dijodohkan Umma atau yeoja-yeoja yang mendekatiku. Dia berbeda dan itu membuatku jatuh cinta padanya. Sangat sulit merebut hatinya saat itu namun akhirnya dia menerimaku juga sebagai namjachingunya.”

“Apa dia begitu mirip dengan Min Youngku?”

“Sedikit berbeda. Dia tak semanis Min Youngmu, Hyung. Dia sangat cuek padaku, sedangkan Min Youngmu sangat perhatian dan memanggilmu  dengan mesra.”

“Hahahaha, kau lucu sekali. Syukurlah, tapi  kau jangan sampai benar-benar menyukai Min Youngku ya. Dia milikku selamanya!”

“Lalu Min Young, bagaimana dengan kriteria suami idamanmu?” Siwon balik bertanya pada Min Young.

“Aku...aku...”

“Sudah katakan saja yang sebenarnya, kalau kriteriamu sangat jauh dari Eunhyukmu itu tak apa-apa. Biar dia sadar.” Leeteuk menjulurkan lidahnya ke Eunhyuk. Eunhyuk cemberut.

“Aku menyukai namja yang pintar, apa adanya, baik, setia, mengerti diriku, bisa melindungiku, dan mencintaiku seumur hidupnya.”

“Apa Eunhyuk Hyung sudah masuk dalam kriteriamu?”

“Sudah. Bagiku Myeol Chi namja yang baik, dia mempunyai banyak pesona. Walaupun dia sedikit jorok, bodoh, cengeng, tapi  itulah  yang  membuatku  jatuh  cinta padanya.  Aku sangat bahagia bersamamu Myeol Chi.”

“Apa dulu ada namja yang kau cintai sebelum Eunhyuk Hyung?”

“Tentu saja ada, tapi sudah menjadi masa lalu untukku.”

“Lalu mana yang lebih kau cintai.” Tanya Siwon.

“Kenapa kau, begitu ingin tau? Kau bukan siapa-siapa.” Jawab Min Young kesal.

“Aku...! maaf..” ucap Siwon saat mata semua orang tertuju padanya.

“Kenapa kalian malah berdebat seperti ini? Siwon, sudahlah. Min Youngku sangat mencintaiku. Jadi kau tak perlu khawatir.”

“Myeol Chi, aku ingin pulang. Antar aku pulang.”

“Min Young, aku senang kita bertemu lagi.” Ucap Siwon saat Min Young beranjak dari kursinya.  Mendengar itu Min Young benar-benar terdiam.

^^^
“Apa kau masih memikirkan perkataan Siwon tadi?” Tanya Eunhyuk. Mereka berbaring sejenak di rerumputan di depan apartemen Min Young.

“Myeol Chi, aku....”

“Sudahlah, Siwon hanya khawatir padaku. Dia sudah menganggap aku Hyungnya  jadi dia takut kau akan menyakitiku.”

Bukan begitu Myeol Chi. “Sejak kapan Myeol Chi mengenalnya? Tak pernah aku dikenalkan dengan manajermu sebelumnya.”

“Sebenarnya sudah lama, tapi kami baru dekat baru-baru ini. Saat dia memintaku menjadi salah satu anggota di manajemennya. Dia namja dari keluarga kaya tapi mau merekrut dancer  jalanan seperti diriku.”

“Bakat Myeol Chi sangat besar  jadi tak boleh berkata seperti itu. Aku sangat suka saat Myeol Chi menari terlihat sangat keren.”

“Benarkah?” Min Young mengangguk. “Kau yang membuatku semangat untuk menari. Menciptakan gerakan-gerakan baru, aku mendapatkannya saat memikirkanmu. Terima kasih untuk hari ini. Aku sangat bahagia.”

“Aku juga.”

“Soal mantanmu itu, boleh aku mengetahuinya sedikit? Hanya sedikit saja.”

“Myeol Chi menjadi menyebalkan seperti Siwon.”

“Aishhh, bukan seperti itu. Aku hanya ingin tau, kalau kau tak mau menceritakannya juga tak apa.”

“Aku akan menceritakannya tapi bisakah tak usah menyebut namanya?”

“Ok, aku akan mendengarkannya dengan baik.”

Min Young menarik nafasnya dalam, “Dia namja yang sempurna, baik, tampan, cerdas juga pintar bela diri. Wajahnya yang rupawan itu  membuatnya selalu dikejar banyak yeoja. Awalnya aku tak terlalu peduli dengan namja seperti itu. Bukankah namja seperti itu sangat suka mempermainkan orang.”


“Sampai suatu hari dia menyatakan cintanya padaku. Aneh, bisa-bisanya dia menyatakan hal seperti itu pada yeoja sepertiku. Dia sepertinya hanya ingin mempermainkan aku saja. Aku terus menolaknya tapi dia tak menyerah. Sampai akhirnya aku melihatnya tersenyum, aku suka lesung pipinya. Saat itu hatiku berdebar dan tak bisa melupakan wajahnya. Dan akhirnya kami  berpacaran.” Min young memegang dadanya, jantungnya berdetak kencang saat senyum Siwon melintas di kepalanya. Selalu seperti ini. Tuhan, mengapa?

“Lalu apa yang membuat kalian berpisah?”

“Entahlah, aku merasa terlalu jauh dengannya. Dia terlalu sempurna untuk yeoja sepertiku. Di hadapannya aku selalu merasa menjadi orang lain. Dan kami memutuskan untuk berpisah saja.”

“Apa kau masih menyukai namja itu?”

“Kalau aku masih menyukainya lalu untuk apa aku bersama Myeol Chi? Apa aku terlihat tak mencintaimu?”

“Aku hanya takut kau akan meninggalkanku jika namja itu kembali.”

“Apa Myeol Chi tak percaya padaku? Aku sangat bahagia bersama Myeol Chi.” “Apa aku terlihat berbohong.”

“Saranghae, Min Young ah.”

“Nado saranghae, Myeol Chi.”
.
.
.
TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar