MENGENALMU,
MENGENAL INDONESIA, MENCINTAI INDONESIA
“Kau orang Indonesia?
Bagaimana Indonesia itu?”
Mendengar pertanyaan itu
seketika membuatku tersenyum. Aku pernah mendengar pertanyaan yang sama dari
seseorang. Dan kata-katanya waktu itu tak bisa aku lupakan sama sekali. Orang
itu pernah bertanya hal yang sama. Dan saat itu aku tak bisa menjawab semua
pertanyaannya dan kata-kata yang diucapkannya menghantam jantungku. Namun
akhirnya membuatku mengenal dan mencintai Indonesia.
“Maksudmu?
Kau lahir di sini, tumbuh besar di sini, tapi kau tak begitu tahu tentang
negaramu? Kekayaan dan hal-hal yang tak dimiliki negara lain? Kau bahkan
mengetahui berbagai hal tentang negaraku, mengaguminya dan ingin sekali datang
berkunjung ke sana. Bagaimana kalau ada yang bertanya apa yang menarik dari
Indonesia dan kau tak bisa menjawabnya? Kau tau negaramu, maka kau akan
mencintainya lalu kau akan menjaganya. Haruskah kau dikatakan orang Indonesia
jika kau sendiri tak mengenal negaramu, rumahmu?”
Itulah rentetan kalimat yang membuatku akhirnya mengenal Indonesia, membuatku
tercenggang. Banyak hal yang belum aku ketahui tentang Indonesia.
Indonesia
memiliki 5 kepulauan besar dengan 30 kepulauan kecil. Memiliki kurang lebih 350 etnis suku dengan
483 bahasa dan budaya yang dapat hidup berdampingan secara harmonis. Indonesia
diberkahi alam yang indah dari sawah yang subur di Jawa dan terasering indah di
Bali dengan budayanya yang eksotik. Ada banyak hutan hujan tropis yang mewah di
Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, atau padang rumput luas seolah tanpa batas
si savannah Nusa Tenggara. Disediakan tempat untuk mendaki hingga ke puncak
gunung es abadi di Jaya Wijaya, Papua.
Laut
Indonesia menyimpan kekayaan laur biasa. Diperkirakan, luas terumbu karang di dunia
mencapai 284,300 kilometer persegi. Indonesia mempunyai sekitar 18% terumbu
karang dunia, dengan keanekaragaman hayati tertinggi lebih dari 2500 jenis
ikan, 590 jenis karang batu, 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis udang-udangan.
Di bawah laut para ilmuwan menemukan ikan coelacanth prasejarah di Sulawesi
Utara. Di Sumatera ditemukan ikan Paedocypris progeneticaini yang berukuran hanya
sebesar nyamuk dengan panjang 7,9 mm, ada juga Python reticulata di Sulawesi
yang mempunyai panjang 10 meter.
Beraneka
jenis flora dan fauna darat hidup di Indonesia mulai dari komodo raksasa dari
masa prasejarah sebagai spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau
Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Indonesia
menjadi negara yang memiliki spesies hiu terbanyak di dunia dengan jumlah 150
spisies hiu, salah satunya hiu tutul. Ada juga orang utan di Kalimantan, badak
berculah satu di jawa, anoa di Sulawesi, kerbau kerdil, burung kakatua yang berjambul
indah, juga ada burung cenderawasih di Papua yang seolah menceminkan daya tarik
pulau yang belum terjamah.
Indonesia
juga merupakan habitat Rafflesia arnoldi, bunga terbesar di dunia yang hidup di
Bengkulu. Indonesia memiliki biodiversity anggrek terbesar di dunia dengan 6
ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar yaitu anggrek macan
(Grammatophyllum speciosum) sampai yang terkecil seperti Taeniophyllum yang
tidak berdaun, termasuk anggrek hitam langka dan hanya terdapat di kalimantan
dan Papua. Indonesia juga memiliki berbagai jenis rempah-rempah, kayu beraroma
dan beragam buah-buahan. Dan dan masih banyak hal menakjubkan yang ternyata
Indonesia memilikinya. Dari semua itu adakah alasan lain untuk tidak mencintai
negara ini?
Memang benar, jika kita tak kenal maka tak
sayang. Jika tak sayang maka tak akan peduli juka kita akhirnya kehilangan.
Karenamu, aku lebih mengenal negeriku, negaraku, karenamu aku mengetahui betapa
kaya dan indahnya nya tanah airku ini. Dan karenamu aku bangga dan sayang
sekali bila itu hilang tanpa pernah diketahui. Mengenalmu, membuatku mencintai
Indonesia. Tempat lahirku, tempatku tumbuh dewasa, tempat terakhir saat menutup
mata.
”Aku anak
Indonesia, Aku cinta Indonesia, dan Aku akan berjuang untuk Indonesia.”
(ensiklo-mini.blogspot.com)
Sumber Info
:Arimurti-indo.blogspot.com





Tidak ada komentar:
Posting Komentar