[STRESS] LENTURKAH
ANDA SAAT STREES?
Menurut
Suzanne C. Kobasa dan Salvodore R. Maddi, apa yang membedakan manusia yang
tetap sehat adalah kepribadian yang tegak. Mereka meyakini bahwa keteguhan jiwa
akan menghadang respon fisiologikal tubuh terhadap kejadian-kejadian dalam
hidup yang menegangkan sehingga mengurangi peluang untuk jatuh sakit 50 %.
Ciri-ciri manusia
yang tangguh.
Yaitu
memiliki sikap terbuka terhadap perubahan, bertanggung jawab dalam apa saja
yang dia lakukan, dan naluri untuk mengendalikan peristiwa. Mereka memperoleh
nilai yang tinggi dalam hal tantangan ( memandang perubahan sebagai satu
tantangan gantinya ancaman), tanggung jawab (gantinya lepas tangan), dan
mengendalikan ( gantinya ketidak berdayaan).
Sebaliknya,
manusia-manusia yang kurang tangguh jiwanya boleh mencoba taktik yang kurang
tangguh jiwanya boleh jadi mencoba taktik menghindar dengan meminum minuman
keras atau obat penenang, berlagak sakit agar dapat izin kerja, menyalahkan
orang lain atau berdalih. Ini semua termasuk taktik yang justru membuat sumber
stressnya masih tetap ada bahkan semakin parah. Di tengah-tengah lingkungan
yang kurang menyenangkan, mereka cenderung menjadi gusar dan malu. Mereka
segera hilang keseimbangan emosi dan ketenangan.
William Gladstone
menjelaskan “Hanya dnegan minat yang seimbang seorang individu dapat
terlindungi dari stress yang merugikan.atau ancaman ketagihan dalam suatu
bidang tertentu. Kehilangan kekasih harus dihadapi dalam setiap hubungan dan
kegiatan manusia. Hanya oleh melibatkan diri dalam ketiga lingkaran
hidup-bekerja, kasih, dan bermain, akan memungkinkan mengurangi efek negatif
peristiwa kematian pada salah satu lingkaran.
Gladstone lebih jauh
mengatakan bahwa pria yang menempatkan seluruh dirinya pada lingkaran
pekerjaan, tanpa menghiraukan kasih (keluarga) dan bermain (olah raga, hobi,
bersosialisasi, persahabatan) mengurangi total kemampuan adaptabilitasnya. Bila
dia mengartikan eksistensinya dalam ukuran prestasi kerja, dia akan menemukan
jika untuk menemukan untuk alasan eksternal
(misalnya, kesehatan yang buruk) atau kebosanan, maka pekerjaannya itu
akan kehilangan makna, demikian pun kehidupannya. Dia akan kehilangan gairah,
binggung dan tak mampu berfungsi sebagaimana mestinya. Hal yang sama berlaku
untuk lingkaran kasih dan permainan, seorang pria dan wanita yang mengartikan
eksistensinya dalam bentuk hubungan kasih satu-satunya akan kehilangan gairah
apabila hubungan itu terputus. Inti dari adaptabilitas normal terletak pada
keseimbangan ketiga lingkaran pekerjaan, kasih dan permainan.
Sumber daya ketahanan
terpadu. Beberapa ahli telah meneliti manfaat dukungan
faktor sosial seperti keluarga, sahabat, rekan sekerja, saudara seiman dan
jaringan persahabatan yang lebih luas dalam melindungi seseorang dari serangan
penyakit. Kekuatan dukungan ini terpaut erat dalam kepribadian seseorang dan
tanggung jawabnya. Menurut berbagai studi, perlindungan yang paling kuat dari
semuanya adalah keeratan yang disebut daya ketahanan terpadu, misalnya sosial,
perkawinan, pekerjaan, rekreasi dan kerohanian.
Sumber
: Dr. Armand T. Fabella. Anda Sanggup Menghadapi Stress
Berantas
plagiaritas, cantumkan sumber bahan yang anda kutip.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar