CAN SMILE
Setahun, dua tahun, tiga tahun, lima tahun?
Jujur, aku tak mengingatmya lagi
Lebih tepatnya aku sudah tak menghitungnya
Yang masih aku ingat,
Senyum itu,
Senyum paling lebar yang kau berikan untukku
Bisakah ku sebut senyum perpisahan
Setelah senyum itu reda dan menghilang, semua terangkat dan
husss
pergi
Setelah entah kapan aku menjauh dari semua hal itu
Hari ini, tepat saat ini
Aroma tentangmu bergerak menghampiriku
Membuatlu membuka satu persatu halaman itu
Buku yang warna kertasnya sudah berwarna kuning, berbau dan
rapuh
Sepertinya buku itu ajaib
Karena saat aku menelusuri,
Satu per satu halamannya
Yang tergambar disana bukan gambaran masa laluku
Bukan berisi tingkah bodohku di depanmu
Bukan gambaran senyummu yang bahkan saat aku menutup mataku masih terlihat jelas lekukan yang terbentuk di bibirmu
Dan bukan pula gambaran sudut tempat aku biasa menekuk tubuhku,
bahuku yang bergetar dan cairan hangat
yang membuat wajahku sembab keesokan harinya
Bukan tentang itu semua
Tapi tentang masa depanmu
Senyum yang lebih cerah dari sebelumnya
Sorot mata yang berbinar
Dan juga makhluk lain itu yang adalah alasanmu untuk menjadi seperti sekarang
Dan melihat itu semua aku ikut tersenyum
Tak ada gemerutuk yang terdengar
Tak ada cairan yang menumpuk di kedua mata
Tak ada pemghalang yang membuatku sulit bernafas
Saat aku memegang tanganku aku tersenyum
Aku bisa membuktikan kata-kataku waktu itu
Kau harus bahagia
Jika kau bahagia akupun bahagia



Tidak ada komentar:
Posting Komentar